Bantul — Panitia Amaliyah Ramadan DPW Wahdah Islamiyah Yogyakarta menggelar Nonton Bareng (Nobar) Tabligh Akbar Ramadan pada Ahad, 1 Februari 2026, bertempat di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Sutopadan, Bantul. Kegiatan ini menjadi momentum awal dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan penuh semangat, iman, dan kepedulian sosial.
Acara nobar tabligh akbar Ramadan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membakar semangat kader Wahdah Islamiyah dalam menyambut Ramadan, sekaligus sebagai sarana fundraising bagi korban bencana banjir di Aceh dan sekitarnya. Sejak pagi hari, Kota Yogyakarta dan sekitarnya diguyur hujan, namun hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme para peserta untuk hadir mengikuti kegiatan.
Peserta yang terdiri dari para pengurus dan kader Wahdah Islamiyah tetap datang dengan penuh semangat. Mereka mengikuti rangkaian acara dengan khidmat, mulai dari pembukaan hingga sesi utama nobar tabligh akbar. Suasana semakin menghangat ketika memasuki sesi fundraising, di mana para peserta dengan penuh keikhlasan dan semangat berlomba-lomba menginfakkan sebagian harta mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah banjir di Aceh dan wilayah sekitarnya.

Puncak acara diisi dengan sesi taujihad oleh Ustaz Zaitun Rasmin, yang disimak dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh peserta. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan pentingnya kesiapan iman dan amal dalam menyambut Ramadan, serta menggugah empati jamaah melalui kisah-kisah tentang penderitaan saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan bencana. Suasana haru pun terasa, mengiringi pesan-pesan dakwah yang menyentuh hati.
Usai sesi nobar, kegiatan dilanjutkan dengan bincang hangat antar pengurus dan kader, mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi dalam menyukseskan program-program Amaliyah Ramadan ke depan.
Melalui kegiatan ini, DPW Wahdah Islamiyah Yogyakarta berharap semangat menyambut Ramadan semakin menguat, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial yang nyata terhadap sesama, khususnya bagi saudara-saudara yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Radio Wahdah